Pengusaha Telur Puyuh Lulusan STIE ‘YPPI’ Rembang

Rembang, Sudah cukup lama Edi bergelut dalam usaha bisnis yang ia rintis tahun 2010 hingga sekarang. Modal awal untuk mendirikan usaha telur puyuh ini Edi mengeluarkan modal yang cukup besar yaitu 70 juta.

Alasan alumni tahun 2013 STIE YPPI Rembang mendirikan usaha telur puyuh ini adalah karena kecintaannya pada dunia peternakan. Dalam wawancara dengan tim Redaksi Balance pengusaha telur puyuh ini mengungkapkan, “Jika usaha peternakan dijalankan dengan baik, dan benar-benar dikelola oleh wirausahawan yang ulet dan bekerja keras, maka akan mendapatkan omset yang menjanjikan”. Beliau juga menjelaskan pendapatan perhari dari dua dus butir telur yang dihasilkan, dimana satu dusnya seharga Rp.185.000, maka dalam satu hari pengusaha telur puyuh ini mendapatkan penghasilan sebesar Rp.370.000.

Dari pendapatan per hari, anda pembaca Balance pasti bisakan mengalikan berapa rupiah yang didapatkan pengusaha telur puyuh itu perbulannya??? Dalam memasarkan produknya Edi tidak perlu ribet karena setiap hari pelanggan langsung datang ketempat peternakan, jadi pelanggan bisa order langsung.

Edi dalam menjalankan usahanya belum membutuhkan karyawan, karena dalam usaha telur puyuh ini masih dapat dikelola sendiri. Selain menjadi pengusaha, pria berusia 27 tahun ini juga bekerja sebagai satpam di PT.DJARUM.

Pengusaha yang memiliki nama lengkap Edi Susanto ini mengutarakan, “Jangan takut menjadi entrepreneur, selalu mencoba dan terus berusaha menjadi kunci sukses bagi saya. Jika tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi kita bisa mewujudkan mimpi-mimpi kita????”.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *