Wisuda XVIII STIE YPPI Rembang di Tengah PPKM Level 3

Ketua Panitia (Dr. Riskin Hidayat, M.Sc.)

Pandemi Covid-19 yang sudah 1,5 tahun terjadi sangat berdampak pada sektor pendidikan, dari SD sampai perguruan tinggi. Mulai dari pembelajaran online sampai dengan pelaksanaan wisuda sebagai moment yang sangat dinanti-nantikan oleh para calon sarjana selama kurang lebih 4 tahun kuliah. Agenda wisuda STIE YPPI Rembang sudah direncanakan mulai bulan Maret 2021 dan diputuskan pelaksanaannya pada 5 Agustus 2021 dengan prokes yang ketat, termasuk menggunakan tes Genose bagi yang hadir. Agar pelaksanaan wisuda tidak menyalahi aturan dari Pemkab Rembang, ijin pelaksanaan wisuda dengan konsep offline kami ajukan kepada Satgas Covid-19. Pada bulan April 2021 ijin turun dengan ketentuan dihadiri 25% dari kapasitas gedung, harapannya pada bulan Agustus 2021 pandemi covid-19 sudah landai.

Namun demikian, manusia hanya bisa berencana, pasca Idul Fitri tepatnya mulai akhir Mei 2021 terjadi lonjakan kasus corona yang luar biasa akibat varian beta, sehingga membuat pemerintah melakukan kebijakan PPKM Darurat, yang disusul dengan PPKM Level untuk menurunkan kasus covid di Indonesia. Dampaknya pada pelaksanaan wisuda STIE YPPI Rembang penuh dengan ketidakpastian, sampai kapan peraturan itu akan berakhir dan kami harap-harap cemas dengan status Kabupaten Rembang. Surat ijin penyelenggaraan juga kami perbaharui, dari offline menjadi drive thru. Selama masa PPKM, hampir tiap minggu kami selalu berkonsultasi kepada Satgas Covid-19 Pemkab Rembang tentang nasib ijin wisuda, karena prinsip kami dalam pelaksanaan wisuda juga harus mengikuti aturan dari Pemkab Rembang.

Alhamdulillh setelah Kab Rembang sudah pada Level 3, ijin penyelengaraan wisuda turun dengan menggunakan konsep drive thru dimana jumlah wisudawan dibagi menjadi beberapa kloter dengan menggunakan kendaraan yang dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2021. Wisudawan masuk dari belakang kampus, kemudian  turun dari kendaraan di tempat yang ditentukan untuk mengikuti prosesi wisuda. Pada tahap ini wisudawan dibuat antrian per 10 orang sesuai urutan yang ditentukan dan kloter. Setelah itu wisudawan berjalan ke panggung pimpinan sidang untuk pemindahan kuncir sebagai bukti pengesahan menjadi Sarjana, selanjutnya wisudawan langsung pulang lewat pintu depan kampus. Untuk memastikan pelaksanaan wisuda di STIE YPPI Rembang terkait dengan permohonan ijin kegiatan, Satgas Covid-19 yang dipimpin oleh Bpk Pj. Setda Rembang (Bpk. Edy Supriyanta) dan didampingi oleh Humas Satgas Covid-19 (Bpk Arif Dwi Sulistya) dan Kepala BPBD Rembang (Bpk. Budi) langsung survei ke STIE YPPI Rembang untuk melihat secara langsung lokasi dan mengetahui konsep acaranya.

Mengingat pelaksanaan wisuda pada kondisi pandemi dan komendasi dari Satgas Covid-19 Pamkab Rembang, acara wisuda XVIII STIE YPPI Rembang dilaksanakan dengan prokes ketat, antara lain: tes genose (bagi wisudawan, pimpinan sidang, paduan suara maupun panitia), cek suhu badan, cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer atau menggunakan sarung tangan, menggunakan bilik disenfektan, tidak boleh bensentuhan antara panitia/pimpinan sidang dengan wisudawan (mengambil map dan konsumsi sendiri di meja).

Wisuda XVIII STIE YPPI Rembang diikuti oleh 142 wisudawan/wisudawati, yang terdiri dari Program Studi Manajemen 95 orang dan Progarm Studi Akuntansi 47 orang. Jumlah Cumlaude Program Studi Manajemen ada 22 orang dan Program Studi Akuntansi ada 24 orang. Lulusan terbaik dari Program Studi Manajemen diraih oleh Ummu Zulfa, S.M dari Desa Waru Rembang dengan IPK 3,90, sedangkan dari Program Studi Akuntansi diraih oleh Devi Andriyani, S.Ak. dari Desa Watu Pecah Kragan dengan IPK 3,93. Wisudawan terbaik Program Studi Manajemen Saudari Ummu Zulfa, S.M. juga sebagai mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi tahun 2017. Berangkat dari keluarga yang sederhana dan kini menjadi salah satu wisudawan terbaik tahun 2021. Wisudawan/wisudawan yang hari ini disahkan menjadi sarjana dalam proses penyelesaian tugas akhir (skripsi) penuh dengan tantangan karena bimibingan secara online.

Prosesi wisuda tahun 2021 ini terasa begitu spesial terutama bagi 2 wisudawan yaitu Aulia’ Ahmad Mustofa (24) yang menaiki becak lulus dengan IPK 3,31 dan Ahmad Yusuf Kurnia (25) dengan IPK 3,43 yang naik sepeda ontel. Wisuda ke XVIII STIE YPPI Rembang juga dihadiri oleh Bapak Bupati Rembang (H. Abdul Hafidz). Dalam sambutannya Bapak Bupati meminta 5 – 10 lulusan dengan predikat Cumlaude untuk bekerja di Pemkab Rembang. Ini suatu bentuk apresiasi bagi lulusann terbaik dari STIE YPPI Rembang untuk bisa ikut berkontribusi bagi Kabupaten Rembang dengan ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang telah diperoleh selama kuliah.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *