Pelaku UMKM Sidowayah dibekali Digital Marketing dan Manajemen Usaha

Pengabdian masyarakat adalah suatu kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat tertentu dalam beberapa aktivitas tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun. Secara umum program ini dirancang oleh STIE YPPI Rembang  untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia, khususnya dalam mengembangkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa Indonesia. Kegiatan Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Tim Program Pengabdian Kepada Masyarakat STIE YPPI Rembang diketuai oleh Wulan Suryandani, SE, MM dengan anggota Nurma Gupita Dewi, SE., M.Ak. Dalam kegiatan PKM ini tim didampingi dengan dua mahasiswa Irzha Ahmad Rizky Y (Prodi Manajemen) dan Veni Juwaroh Siti Nafisah (Prodi Akuntansi) Kegiatan PKM dilaksanakan di Kelurahan Sidowayah Rembang dengan mitra para pengelola UMKM di Sidowayah Rembang. Latar belakang kegiatan ini adalah adanya permasalahan internal dalam pengembangan usaha dari UMKM di kelompok tersebut salah satunya adalah karena terbatasnya kemampuan SDM dalam mengelola usaha. Melalui PKM ini diharapkan akan membantu menyelesaikan masalah pada mitra. Selain itu diperlukan juga pendampingan terhadap usaha tersebut baik melalui Tim Pengabdian Kepada Masyarakat STIE YPPI Rembang, dengan cara memberi solusi dan alternatif pemecahan masalah yang dihadapi dalam meningkatkan kemampuan manajemen terutama dalam hal manajemen keuangan dan pemasaran. Kegiatan PKM dilakukan dengan dua metode yaitu pelatihan dan pendampingan kegiatan.

Kegiatan pelatihan diawali dengan pelatihan manajemen keuangan dilaksanakan pada hari Selasa, 21 September 2021 pukul 09.00 WIB dengan pemateri adalah Ibu Nurma Gupita Dewi, SE., M.Ak. Peserta dari pelatihan ini adalah Kelompok UMKM Kelurahan Sidowayah Kecamatan Rembang. Materi yang disampaikan antara lain adalah penetuan HPP dan harga jual produk karena Mitra mengalami masalah dalam penentuan HPP dan harga jual prduk. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan akan memudahkan Mitra dalam menentukan HPP dan harga jual produk. Materi selanjutnya adalah membuat pembukuan keuangan menggunakan aplikasi BukuKas sehingga Mitra diharapkan bisa untuk mengetahui berapa pengeluaran, pemasukan dan juga laba usaha yang Mitra dapatkan selama satu periode tertentu. Penggunaan aplikasi diberikan karena melihat Mitra yang sudah berbekal dengan smartphone berbasis sistem Android yang diharapkan akan memudahkan Mitra untuk membuat pembukuan keuangan dengan lebih mudah dan tidak manual di buku. Karena berdasarkan dari pengalaman Mitra, banyak Mitra yang tidak melakukan pencatatan keuangan selain karena merasa kesulitan dengan perhitungan.

Selanjutnya dilaksanakan pelatihan manajemen pemasaran disampaikan Ibu Wulan Suryandani, SE., MM. selaku Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi bagaimana cara melakukan pemsaran yang baik, karena dari hasil wawancara dengan Mitra, Mitra mengalami kesulitan dalam memasarkan produk apalagi dengan andanya pandemi Covid-19 yang mengaharuskan semua orang untuk di rumah saja. Selain materi terkait dengan pemasaran, materi yang diberikan juga terkait dengan bagaimana cara memenfaatkan teknologi informasi sebagai alat pemasaran (digital marketing). Selain itu juga dalam pelatihan diajarkan bagaimana menggunakan social media seperti Facebook Business dan juga Instagram Business untuk memasarkan produk UMKM Kelurahan Sidowayah.

Kegiatan pendampingan dilaksanakan pada hari Sabtu, 4 Desember 2021 dengan melakukan pendampingan manajemen keuangan pemanfaatan aplikasi Buku Kas untuk membuat laporan keuangan secara digital. Karena keterbatasan kemampuan SDM dari kelompok UMKM Sidowayah maka penggunaan aplikasi BukuKas lebih memudahkan dalam pencatatan dan pelaporan keuangan. Selain manajemen keuangan juga dilakukan pendampigan pendampingan pembuatan social media berupa Facebook dan juga Instagram Bisnis. Pendampingan ini UMKM juga dibekali dengan kemampuan fotografi untuk menghasilkan foto yang menarik untuk ditampilkan di social media supaya bisa menarik pelanggan. Karena dengan penggunaan social media Facebook dan juga Instagram Bisnis sebagai media pemasaran mengharuskan UMKM untuk menampilkan foto yang menarik.

Wulan Suryandani selaku ketua tim menyampaikan “Pelatihan memberikan materi terkait dengan manajemen keuangan serta manajemen pemasaran dan digital marketing yang disajikan dapat diterima, dipahami, dan dimengerti dengan baik oleh peserta. Selain itu diharapkan mitra  dapat mengaplikasikan materi-materi yang diberikan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dalam pengembangan UMKM”.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.